0
16 Sep

Kehidupan tak menarik bila tak ada yang kalah dan menang
disatu sisi kekalahan bagi diri orang lain namun kemenangan bagiku
Aku sedang menyenandungkan lagu supermasive Black Hole
disana kalian pasti merasakan dilema yang disajikan oleh para penulis lagu maupun sutradara video klip
Dilema
aku suka aura dilema akhir-akhir ini, bukan karna aku muak dengan hidup bahagia
tapi aku menginginkan sisi yang lain itu mucul dalam hidupku.
Aku dilema ketika melihat kapasitasku, yang tak begitu besar
untuk mewujudkan cita-cita besar ini
Aku dilema ketika banyak orang yang perlu bantuanku
namun aku hanya bisa bertindak sekali
bukan berjuta kali
Aku dilema ketika tak banyak yang mengerti bahasaku
instingku, atau bahkan kegilaan fikiranku.
hehe....
menurutku aku perlu juga untuk menjadi gila hanya untuk sebuah tulisan
bukan gila selamanya
karna masih ada kekasih hatiku yang menunggu kasih sayang dari orang waras
bukan orang gila
kembali ke dilema
Aku dilema disaat bumi sedikit demi sedikit menampakan kehancurannya
padahal berjuta anak manusia dilahirkan dan masih memerlukan BUMI
Aku dilema disaat saudara seimanku sudah lupa dengan
Allah
sudah lupa dengan shalat, bahkan syahadat
sedangkan mereka sibuk dengan dunianya yang muram
Aku dilema akan evolusi umat manusia ini
Aku dilema
hanya untuk saat ini
Aku dilema
Oleh: Ayuna

Dikirim pada 16 September 2009 di Uncategories
19 Agu

Ginjal merupakan alat ekskresi yang utama. Ginjal berbentuk menyerupai biji kacang buncis, berwarna merah cokelat. Di dalam tubuh manusia terdapat sepasang ginjal yang terletak di dekat tulang-tulang pinggang.
Ginjal kiri biasanya berukuran lebih besar daripada ginjal kanan. Ginjal kanan lebih rendah letaknya daripada ginjal kiri karena terdesak oleh hepar (hati). Dari masing-masing ginjal dikeluarkan zat sisa penyaringan darah berupa urine (air seni) yang dialirkan melalui ureter menuju ke kandung kemih (vesika urinaria), kemudian melalui uretra dikeluarkan dari tubuh. Secara anatomis ginjal tersusun atas lapisan luar yang disebut kulit ginjal (korteks) dan lapisan sebelah dalam yang disebut sumsum ginjal (medula).....
....SELENGKAPNYA>>> Ginjal

Dikirim pada 19 Agustus 2009 di Uncategories

09:36:03 ‹evans86› Ikhwan GANTENG, Partner Sejati Akhwat?
03/07/2009 09:36:07 ‹ayuna› ho oh
03/07/2009 09:36:07 ‹evans86› ya deh cree
03/07/2009 09:36:34 ‹ayuna› evans86, ganteng apanya dulu?
03/07/2009 09:36:43 ‹baracatax› ikan haruan ja
03/07/2009 09:36:45 ‹evans86› Alangkah indahnya Islam. Kedudukan manusia dinilai dari ketaqwaannya, bukan dari gendernya. Ini adalah strata terbuka sehingga membuka peluang bagi siapa saja untuk memasuki strata taqwa.
03/07/2009 09:36:49 ‹ayuna› kalo fisik mah itu bukan harus di no 1 kan
03/07/2009 09:36:53 ‹evans86› GANTENG
03/07/2009 09:36:57 ‹ayuna› baracatax, ayu za
03/07/2009 09:37:13 ‹evans86› G = Gesit dalam dakwah
03/07/2009 09:37:35 ‹evans86› A = Atensi pada jundi
03/07/2009 09:37:47 ‹evans86› (N) No reason, demi menolong
03/07/2009 09:37:59 ‹baracatax› wah evans lg nyari .... yahhh
03/07/2009 09:37:59 ‹evans86› (T) Tanggap dengan masalah
03/07/2009 09:38:14 ‹evans86› (E) Empati
03/07/2009 09:38:25 ‹evans86› (N) Nahkoda yang handal
03/07/2009 09:38:39 ‹evans86› . (G) Gentle
03/07/2009 09:38:48 ‹baracatax› G =Gaul
03/07/2009 09:38:48 ‹evans86› itu mba yuna
03/07/2009 09:38:53 ‹ayuna› evans86,
03/07/2009 09:38:53 ‹evans86› ya cree gie cari hehhehe
03/07/2009 09:39:30 ‹baracatax› evans,bukannya nyari yg asal asalan
03/07/2009 09:40:22 ‹evans86› ASal cakep, asal punya mobil, asal punya rumah, asal punya vilaa, hehhehehhe
Ayo kita sama-sama bilang jaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah





Dikirim pada 03 Juli 2009 di Uncategories


Normal
0
MicrosoftInternetExplorer4
st1\:*{behavior:url(#ieooui) }
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:"Times New Roman";}
Aku mengenalnya dengan penuh cinta
Namun ia mengenalku dengan segenap kebencian dalam benaknya
Ia ingin mengusirku dalam kehidupannya
Namun aku tetap bertahan dan bersabar
Bersama dengan kekuatan yang diberikan Allah Subhanallahuwatalah
Ia bernama Bentara, seorang laki-laki yang begitu sempurna menurutku
Ia takwa padanya, memiliki kemuliaan yang tak setiap orang memilikinya
Meski ia begitu membenciku
Ia tetap memberikan waktunya untuk sekedar membahagiakan aku
Ia tetap menyediakan massanya untuk sekedar memberikan kesempatan bagi cintaku
Namun ia tetap bersi-keras untuk menghindar dariku.
Akupun tetap pada pendirianku semula
Yang mempertahankan cinta tulus ini hanya untuknya.
Dari waktu ke waktu aku semakin tahu
Ia sudah memiliki cintanya sendiri
Namun cinta ini begitu kuat dan tulus
Aku memang bukan seorang Hamba Allah yang mulia.
Aku mencoba mempertahankan eksisku dalam kehidupannya
Aku rebut hatinya dari semua Hawa dimuka bumi ini
Dengan berbagai macam cara yang halal
Dia sepertinya masih pada Hawa yang dicintainya
Sepertinya kesabaran ini sudah redup dari hatiku
Saat itu juga aku bertemu dengan Hawa yang dicintainya
Lalu kuutarakan
Isi hatiku yang begitu berkecamuk benci
Sang iblis pun tertawa dalam batinku
Aku katakan padanya bahwa Bentara sangat mencintaiku bukan dirinya
Aku katakan padanya agar ia menjauh dari hidup kami
Aku katakan padanya Bentara sangat membencinya
Ia pun menangis sebisa-bisanya
Tertawa hatiku girang
Namun batinku menangis
Mengapa aku terpengaruh oleh iblis dan menghancurkan cinta yang lain
Seharusnya aku biarkan Bentara mencintainya
Toh tak apa
Cinta tak harus memiliki
Namun hati ini mengatakan
Kau harus mempertahankan cintamu
Kau harus menjadi istri Bentara
Kau harus mencintainya dunia akhirat
Dengan menjadi istrinya cintamu akan segera terlaksana
Malam itu
Kulakukan shalat taubat
Aku merasa bersalah atas apa yang telah kulakukan pada orang itu
Aku merasa bersalah telah mencintai Bentara dengan sangat
Hingga aku lupa pada cintaku yang sesungguhnya
Aku mengadu pada Allah
Aku mengadu padanya
Bahwa aku ingin sekali menjadi istri Bentara
Aku ingin menghalalkan cinta ini
Lalu kuakhiri shalatku dengan sujud yang sangat dalam

***
Berselang waktu yang sangat panjang nan melelahkan
Suatu hari Bentara singgah di pondokku
Wajahnya penuh muram durja
Ia mengatakan
“mengapa kau merusak cintaku? Tak puaskah kau kutemani selama ini? Tak puas kah kau kuberi kesempatan untuk berbagi bahagia selama ini?”
Aku
Aku hanya bisa terisak pilu
Takut pada kenyataan yang memojokkanku ini
“Mengapa kau begitu kejam padanya Bestari? Mengapa ? Apa yang kau inginkan?”
Lalu dengan keberanian, aku menjawab semua pertanyaannya dengan hanya satu kalimat.
“Aku ingin menjadi Istrimu”
Wajahnya mulai melunak
Ia sambut tubuhku dan memelukku
“Aku mencintaimu Bestari, namun aku lebih mencintainya”
Mendengar ucapannya hatiku seperti dihimpit berkilo2 batu
Sesak rasanya
“maafkan aku Bestari, aku salut padamu, kau mempertahankan cintamu padaku dengan berbagai cara”
Lalu kami duduk disebuah taman Anggur yang begitu sejuk
Aku masih terisak karnanya
Dia hanya diam saja
Menatap langit mendung
“aku akan segera menikahimu, karna kini hanya engkau yang kumiliki, dan mungkin memang benar engkau memiliki cinta yang besar untukku, bahkan lebih besar dari seorang Hawa yang kau usir dari hatiku. Puaskah kau atas keputusan ini?”
Suaranya memecahkan lamunanku
“wahai Bestari yang sangat mencintaiku, maukah kau menikah denganku?, meski aku tak bisa melupakannya”
pertanyaan yang sangat sulit bagiku.
Bagaimana aku, kalau nanti aku menerima seorang suami yang mencintai Hawa lain diatas cintanya padaku.
Namun aku ikhlas menerima semua ini
Demi membuktikan betapa besar cintaku pada Bentara. Dengan berani aku menjawabnya
“Ya aku ingin sekali kau nikahi, tak apa kau mencintai Hawa yang lain, asalkan aku bisa memberikan cinta padamu dengan jalan yang halal dan di ridhai Allah”
“Baiklah Bestari. Esok keluargaku akan pergi melamarmu. Persiapkanlah dirimu”
Aku tersenyum dalam hati
Ampuni hamba Ya Allah….
Hanya untuk mencintai seseorang saja hamba harus menyakiti yang lain
Ampuni hamba Ya Allah…
Ampuni hamba
Kamipun kembali pada kesunyian senja
Dalam kesunyian itu aku tak sanggup memandangnya
Terlalu takut rasanya.
“Maaf kan aku Bestari….”
Ucapnya lembut
“mengapa?” tanyaku masih dengan wajah tertunduk
“aku tak bisa mencintaimu seperti aku mencintainya…”
“tak apa Bentara… cinta itu akan hadir tepat pada waktunya”
“kau benar Bestari… aku salut padamu, yang berani melawan apapun untuk bisa mencintaiku… aku tak bisa sepertimu… entah mengapa”
“itu karna aku sangat mencintaimu”
“ya mungkin itulah yang membuatmu menjadi sekuat ini”
Langit mulai membiru
Bulan pun nampak layu menggantung
Bentara pun pergi untuk kembali ke pondoknya
Dan aku segera mengabarkan semua keluargaku, kalau Bentara akan melamarku esok hari.
***

Cerah sepertinya pagi ini
Mentari dengan ramahnya menebarkan hangat
Aku dan seluruh keluarga menunggu datangnya Bentara dan rombongan keluarga besar
Tak berselang berapa lama
Mereka datang
Kulihat wajah Bentara sudah berseri
Tak seperti kemarin senja
Yang penuh dengan amarah durjana
Lalu acara lamaran itu terlaksanakan dengan lancar
Dan
Mereka sepakat minggu depan akan melaksanakan pernikahan kami berdua
Bahagia seperti berada diubun-ubun
Aku menyiapkan segala keperluan pernikahan dengan calon suamiku
Bentara
Namun aku beberapa kali menemuinya sedang mengirim surat pada Hawa yang dicintainya
Aku hanya pasrah menerima ini semua
Ikhlas kupertahankan cinta ini

Dikirim pada 29 Juni 2009 di Uncategories
Awal « 1 2 » Akhir
Profile

hmmmmm... Hanya ingin bercerita dan berbagi More About me

Page
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 1.028.082 kali


connect with ABATASA