0


Normal
0
MicrosoftInternetExplorer4
st1\:*{behavior:url(#ieooui) }
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:"Times New Roman";}
Rano berjalan menyusuri trotoar yang penuh sesak ketika pasar malam mulai degelar. Ia emakai aos merah celana jeans yang sudah kumal. Gitarnya menggema di denting malam menemani para pedagang menjual barangnya, menemani para pembeli yang bingung mau membeli apa.

Rano berhenti disebuah emperan kaki lima yang baru saja dibuka.

“Apa kabar suara hati…… kabar buruk apa kabar baik…….. yang kudengar mudah2an baik….. kudengar dunia lapar…. Lapar sesuatu yang benar…..” amennya ke pedagang kaki lima yang sedang sibuk menata dagangannya. Lagu Suara hati milik Iwan Fals adalah lagu yang digandrungi Rano dalam setiap mengamen.
Sepertinya pedagang kaki lima itu terusik dengan nyanyian Rano, dia melempar timun dan membentuk “ Sana Lo..”

Rano hanya bisa berkata lesu “ ya…” ia berkali2 ditolak seperti ini oleh banyak orang, yang mungkin tak suka mendengar nyanyiannya atau sedang tak memiliki uang receh. Ia lalu melangkah lagi, Ia melihat bapak-bapak yang sedang berkumpul…… lalu ia mengamen dengan pikiran ‘bapak-bapak pasti suka lagu ini’ dalam benaknya. Lalu dengan lantang ia menyanyikan lagu UntukMu Negri karya Bang Iwan Fals
“Perihnya masih terasa……. Tangisnya tak terhingga…….. Nafsu ingin berkuasa…. Sungguh mahal ongkosnya….. Apapun yang akan terjadi…. Aku tak akan lari….. Apa lagi bersembunyi….. Takkan pernah terjadi…….” Amen Rano. Ia melihat salah satu bapak yang duduk diemperan tersenyum
memberikan uang 20 ribu padanya. Rano merasa kaget dan agak senang… “Hafal lagu Iwan Fals?” tanya bapak itu.. dengan tanggap Rano menjawab “ Iya”

“Nyanyikan untukku lagu bang Iwan…. Apapun lagu yang kau bisa…..”
senang rasanya hati Rano, sekian waktu banyak orang yang menolak ia mengamen bahkan ada yang mengumpat-umpat tak jelas padanya. Akhirnya dengan khidmat Rano menyanyikan lagu Bang iwan dari Sarjana Muda hingga Manusia Setengah Dewa. Bukan hanya 20 robu saja yang ia dapatkan. Ia juga ditawari untuk tinggal dirumah singgah, agar ia lebih aman dari kehidupan jalanan. Untuk Rano.

Selamat Bagimu semoga Allah selalu memberikan Rahmat dan Hidayahnya bagimu… Semoga Allah menyertai setiap langkah harimu…. OI SEJAHTERALAH

Dikirim pada 12 Agustus 2009 di Bang Iwan Fals
Awal « 1 » Akhir
Profile

hmmmmm... Hanya ingin bercerita dan berbagi More About me

Page
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 1.019.957 kali


connect with ABATASA